Green Look Me - Blogger Kere 2009

Green Look Me Adalah Seorang Blogger Kere Sejak Tahun 2009

Tampilkan postingan dengan label mobil ichiro. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mobil ichiro. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 Februari 2015


Klarifikasi Bp Andi Wenas Perihal Video Ichiro vs MetroYang Beredar di Youtube dan Postingan di Kaskus

Sedikit sharing pemikiran saya dengan tujuan untuk mencoba membuka wawasan bagi siapa saja dan bagi saya sendiri. Bukan bermaksud menggurui pula.
Sharing ini saya lakukan dalam konteks diskusi yg timbul di Kaskus, FB dan mungkin media lainnya yang diawali oleh postingan di kaskus oleh kaskus ID yuyunningsih dengan link: http://www.kaskus.co.id/thread/54cbaa...
Postingan ini adalah fitnah dan saya telah memberikan klarifikasi di kaskus (http://www.kaskus.co.id/thread/54cbaa...) maupun di FB saya (https://www.facebook.com/Andi.Wenas/p...)
Bukti fitnah bisa dilihat di http://larisabadi.com/2013/03/24/toyo...
yang menjadi sumber foto yang digunakan oleh yang bersangkutan dalam postingannya.
.
.
Silahkan dibaca dan dikomentari bila berkenan.
.
.
Kalau di jalanan saya rasanya kalem2 saja. Hanya kalau ketemu yg rese banget atau yg kelakukannya sudah kebangetan:
1. ugal2an,
2. tololnya tidak kira2 untuk orang yg lulus ujian dan bisas punya SIM,
3. nyari enaknya sendiri tapi nyusahin orang lain bahkan membahayakan orang lain (melawan arus, motong jalan langsung belok tidak pakai sein, dll)
4. dll
ya sumbu saya memang pendek sekali menghadapi yg seperti itu. Ini berlaku untuk R2 s/d R1000 (kalau ada).
Menurut saya dalam situasi seperti itu tidak bisa ada toleransi lagi. Harus segera dikasih respon on the spot saat itu juga yg tegas sebagai pembelajaran. Kalau dibiarkan maka yg bersangkutan saya rasa akan cenderung mengulang perbuatannya DAN dicontoh pula oleh pengguna2 jalan lainnya. Biasa begitu kan, contohnya: satu mulai nyalip lawan arah maka yg lainnya banyak yg ikut2an.
SIM itu menurut saya bukan driving license lagi tapi oleh sebagin orang sudah menjadi license to kill. Contohnya sudah banyak. Jadi pembiaran terhadap situasi2 seperti itu menurut saya tidak bisa lagi. Apalagi di Jakarta yg sudah super padat dan ruwet begini.
Kalau mau pakai prosedur hukum (catat nopolnya, kumpulkan keterangan saksi di tempat dan laporkan ke kantor polisi terdekat) saya kira tidak mungkin lah. Realitanya kita semua sering kali pada saat kejadian tidak ada waktu utk itu. Dan apa polisi jg punya waktu utk menangani semua laporan2 seperti itu? Pelakunya entah sudah jalan kemana tanpa menyadari ada sesuatu yg salah bahkan membahayakan yg telah dilakukannya dan di lain kesempatan akan mengulanginya lagi.
Tapi bagi yang ingin mengikuti prosedur itu ya monggo saja.
Bukan berarti saya merasa yg paling benar. Saya juga banyak salah tapi kalau saya dicaci maki ya saya terima saja. Sudah salah ya jangan ngeyel. Mau dibawa ke persidangan jg monggo. Saya jalanin sesuai peraturan dan undang2nya. Dari pengalaman ditegur (keras) begitu saya juga jadi belajar. Besok2 di situasi yg sama mau bikin salah lagi ya jadi mikir.
Video2 itu memang hanya kumpulan pengalaman2 saya yang negatif seperti itu yg mencover R2, R4 dan R++. Kalau pengalaman2 positifnya ya saya tidak bikin/upload videonya. Jadinya persepsi yg timbul adalah seolah2 saya sepanjang jalan setiap hari hanya marah2 saja. Saya kira saya tidak seperti itu amat lah.
Prinsip saya sih pada dasarnya simpel dan realistis saja mengingat kondisi lalu lintas di Jakarta maupun di Indonesia pada umumnya: siapa saja kalo mau jungkir balik di jalanan silahkan lah ASAL jangan merugikan atau membahayakan orang lain. Kalau batas itu dilewati ya harus siap saja pelakunya dicaci maki atau bahkan lebih dari itu oleh siapa saja. Dan tentunya juga harus siap dengan proses dan sanksi hukumnya bila kasusnya berlanjut. Dan ini tentunya berlaku bagi saya juga.
Demikian sedikit pemikiran dan penjelasan dari saya. Mohon maaf bila tidak berkenan. Masing2 memang punya hak dengan persepsi nya. Selamat berhari minggu semuanya.


https://www.facebook.com/Andi.Wenas/p...


Aksi Off Roader Ichiro
Ichiro Seruduk Metromini 74 yang Berputar di Tengah Padatnya Lalu Lintas (Ichiro vs Metro Mini)

https://www.youtube.com/watch?v=D1v7Q...

Jakarta - Selain 'menertibkan' pemotor yang melanggar aturan, Ichiro juga pernah menabrak Metromini yang tiba-tiba saja mundur karena berputar balik di tengah jalan. Video 'penertiban' Metromini ini diposting dengan judul 'Ichiro Vs Metromini' di Youtube.

Pada video berdurasi 18 detik ini terlihat sebuah Metromini 74 hendak mundur untuk berputar balik di tengah padatnya lalu lintas. Namun Ichiro langsung 'menyeruduk' bus berkelir orange ini. Mobil ini langsung menyingkir dari tengah jalan dan memberi jalan untuk Ichiro.

Aksi Ichiro 'menghajar' Metromini mendapat dukungan netizen. "wakakakakakk!!! keren bro!! gw mau request ancurin angkot yg ugal2an donk," tulis aghaanantyab.

Penampakan Ichiro 'Menindak' Mobil yang Menyalip di Bahu Jalan Tol

Andi Wenas sang Pemilik Ichiro tabrak semua pelanggar lalu lintas, tak kenal kompromi, mungkin begitulah kata yang tepat ditempelkan di mobil ichiro milik andi wenas. Setiap pelanggar lalu lintas yang ia temui di jalan raya langsung ditabrak dengan mobil ichiro kebanggaanya tanpa kompromi plus diteriaki dengan berbagai kata cacian mulai dari goblok sampai anjing. Ada puluhan video milik andi wenas ini di akun youtube miliknya. Rata-rata memang video mobiil ichironya lagi nyremet pengguna jalan lain yang melanggar lalu lintas. Tapi kalau dilihat2 sih sebenarnya pengguna jalan lain juga gak terlalu melanggar lah, kalau andi wenas sedikit mengalah bisa tidak harus dengan menabrak. Tapi mungkin tipikal andi wenas ini memang demikian adanya. Tak ada kompromi.

Kasus ichiro andi wenas ini menjadi ramai setelah Andi Wenas, pemilik mobil Suzuki Vitara putih dengan pelat nomor B 2566 DP yang dituding telah berlaku arogan dengan menabrak sebuah mobil Toyota Avanza di Bandung hingga penyok oleh seorang member kaskus.

Kenapa Andi Wenas Beri Nama Mobilnya Ichiro?
Hubert Andi Wenas menggunakan mobilnya yang dimodifikasi untuk menindak pengendara lalu lintas yang nakal. Mobil itu diberi nama Ichiro. Apa sebetulnya makna di balik penamaan tersebut?

"Jadi sebenarnya yang beri nama Ichiro itu mantan istri saya. Saya berterima kasih kepada mantan istri saya, beliau yang beri nama tersebut, sampai sekarang saya terima saja," kata Andi saat jumpa pers bersama polisi di Gedung Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (4/2/2015).

Andi hingga kini tak tahu apa arti Ichrio. Dia hanya memakai nama itu sebagai julukan saja, terutama untuk para penonton videonya di YouTube.

"Jadi di YouTube juga saya kasih nama Ichiro saja," terangnya.

Ichiro berasal dari bahasa Jepang. Biasanya, istilah itu digunakan untuk penamaan orang Jepang, khususnya laki-laki. Di situs ourbabysname.com, Ichiro diartikan sebagai anak pertama.

Keberadaan Ichiro membuat heboh di media sosial. Andi Wenas menampilkan aksinya di jalanan ketika sedang menindak para pelanggar lalu lintas. Ada yang ditabrak langsung, ada juga yang didorong hingga mundur dari jalurnya. Aksi Ichiro menimbulkan pro kontra. Sebagian masyarakat ada yang setuju, namun sebagian lagi menyayangkannya karena main hakim sendiri.
http://news.detik.com/read/2015/02/04/182615/2823799/10/kenapa-andi-wenas-beri-nama-mobilnya-ichiro

====red====
VIVA.co.id - Andi Wenas, pengemudi mobil Suzuki Vitara yang sempat menggegerkan dunia maya melalui aksi-aksinya menabrak para pelanggar lalu lintas di jalan, akhirnya menyesali dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

Ia juga meminta maaf kepada kepolisian dan masyarakat karena ia dan mobil yang dijuluki 'Ichiro' itu telah merepotkan banyak pihak.

Pernyataannya itu disampaikannya di Pos Lantas Pancoran, Jakarta Selatan, pada Selasa sore 4 Februari 2015.

"Saya juga meminta maaf kepada masyarakat yang merasa terganggu oleh perbuatan saya, yang telah saya upload di Youtube," kata Andi, kepada wartawan.

Selain memohon maaf, Andi berharap agar masyarakat juga bisa mengambil hikmah dari kejadian tersebut.

"Ke depannya saya berharap dengan kejadian ini dapat menjadi pembelajaran bagi masyarakat dan kita  semua, agar dapat tertib dan teratur berlalu lintas," ujar dosen salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta itu.
Seperti diketahui, aksi eksentrik dilakukan seorang pengendara Suzuki Vitara berkelir putih yang mobilnya disulap menjadi berpenampilan off-road. Para netizen, ramai membicarakannya, bukan karena modifikasi mobil tersebut, melainkan perilaku buruk sang pembesut Vitara berpelat B 2566 DP itu di jalanan.

Diketahui, mobil Vitara putih yang diketahui dikendarai oleh Andi Wenas itu kerap menghakimi dengan caranya sendiri kepada para pengendara jalan, baik itu pengendara motor, atau mobil yang melanggar lalu lintas.

Pengendara Ichiro, saat menemukan pelanggar lalu lintas selalu memarahi para pengendara dengan kata-kata umpatan kasar. Bahkan, sebuah mobil Metro mini yang akan memutar balik di suatu jalan Jakarta juga ikut ditabraknya.

====red=====
 Jakarta - Mendahului mobil lewat bahu jalan tol merupakan pelanggaran, tetapi masih banyak pengendara yang melakukannya. Ichiro pernah 'menindak' mobil yang mencoba menyalip lewat bahu jalan tersebut.

Aksi ini terekam dalam video berdurasi 2 menit 17 detik yang diupload di Youtube di akun Andi Wenas pada April 2013 lalu. Video ini berjudul 'Ichiro vs stupid car 05' diambil di sebuah ruas tol. Pada video ini pengendara yang mengemudikan Ichiro berkomentar mengenai banyaknya kendaraan yang mendahului menggunakan bahu jalan tol.

Saat video itu diambil terlihat kondisi ruas jalan tol lumayan padat. Pengendara yang tak sabar akhirnya berjalan di bahu tol, bagian jalan yang seharusnya untuk kondisi darurat. Saat itulah sebuah mobil mencoba mendahului Ichiro dari bahu tol, namun Ichiro tak memberi jalan dan langsung memepet mobil tersebut. Akibatnya kaca spion mobil biru yang mencoba mendahului itu tersenggol Ichiro.

Begitu senggolan terjadi, mobil yang mendahului memakai bahu tol langsung menghentikan kendaraannya. Sedangkan Ichiro terus melaju.

Beberapa orang yang menyaksikan video ini mendukung aksi Ichiro, namun ada juga yang menghujatnya. Misalnya saja Saleh yang sangat setuju dengan aksi Ichiro. 'Saya sangat setuju dengan tindakan Ichiro, sayang mobil gue bukan off road. Gue slalu mau nabrak mobil yang ugal-ugalan di tol dan motor yang selalu lawan arus dan langgar lampu merah'.

Sedangkan Henhen Utomo mengecam aksi Ichiro. "Anda perlu tes kejiwaan Pak," tulisnya dalam komentar di Youtube.


Berdasar tampilan di Youtube dan Facebook, Ichiro adalah nama sebuah mobil off road yang dikemudikan oleh seseorang. Ichiro beberapa kali memberi 'pelajaran' kepada pengendara lalu lintas yang melanggar peraturan. Aksi Ichiro menjadi pembicaraan di media sosial.

Ichiro merupakan kendaraan berwarna putih yang sudah dimodifikasi menjadi kendaraan off road. Ban mobil ini sudah diganti dengan roda berukuran besar. Bempernya juga sudah dimodif sehingga lebih kokoh, kuat dan tahan benturan.

Mobil ini juga sudah dipasangi beberapa lampu tambahan di dekat lampu utama bagian depan. Pada bagian belakang juga terdapat ban serep berukuran besar. Tampang 'sangar' Ichiro ini bisa dilihat di video Youtube dengan judul 'Ichiro vs stupid car 07'. Mobil ini memiliki nomor polisi B 2566 DP.

Pada video berdurasi 52 detik ini, mobil Ichiro sempat menyerempet sebuah mobil silver di jalan yang lancar. Penyebabnya, mobil silver ini tiba-tiba saja melewati garis pembatas jalan sehingga menabrak bagian depan Ichiro. Namun dari video itu tak terlihat kerusakan berarti dari mobil Ichiro. Bemper mobil ini hanya tergores di bagian kirinya.

Ichiro juga sempat ditabrak di bagian belakang pada September 2014 lalu. Namun Ichiro tidak mengalami kerusakan yang berarti. Padahal mobil sedan silver yang menabraknya hancur di bagian kap depannya.

Aksi Ichiro diunggah di Youtube oleh Andi Wenas. Namun belum diketahui apakah Andi Wenas adalah pemilik/pengendara Ichiro. Pesan yang dikirimkan detikcom lewat Facebook maupun email kepada Andi Wenas belum direspons.


Berikut ini Kumpulan Aksi Videonya di Youtube