Green Look Me - Blogger Kere 2009

Green Look Me Adalah Seorang Blogger Kere Sejak Tahun 2009

Tampilkan postingan dengan label film. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label film. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Februari 2015


Dalam film FIFTY SHADES OF GREY tentunya banyak adegan, baik yang biasa aja maupun yang tidak layak dilihat anak kecil. Untuk adegan yang terakhir, kira-kira mana nih yang jadi favorit pemeran Ana Steele, Dakota Johnson?

Jangan mikir yang aneh-aneh, ternyata yang jadi favorit Dakota adalah ketika Ana Steele kehilangan keperawanan kepada Christian Grey. Apa ya alasannya?
"Adegan (kehilangan) keperawanan adalah sesuatu yang sangat indah," ungkap Dakota kepada Acces Hollywood seperti dilansir NY Daily News. "Cara sinematografer dan sutradara ketika merekam adegan itu juga sangat luar biasa," lanjut putri aktris senior Melanie Griffith ini.

Dakota tak mengada-ada waktu bilang dia menyukai adegan itu karena faktor sinematografi. "Warnanya sangat saturated. Dan hanya dengan menonton momen yang luar biasa dalam kehidupan seorang gadis muda, membuatnya terlihat seperti hal yang spesial."

Tapi ada ada adegan lain lho yang diakui dinikmati oleh Dakota. Adegannya lumayan seksi juga nih. Aktris 25 tahun ini mengaku merasa enjoy ketika Jamie Dornan (pemeran Christian Grey) menggigit es batu dan membawanya ke tubuh Dakota yang sedang terikat dengan mata tertutup.
Buat Indonesia, mungkin kalian tak akan bisa melihat adegan favorit Dakota ini. Soalnya film FIFTY SHADES OF GREY resmi tak akan tayang di bioskop sekitar kita.

Penonton bosan karena kurang adegan seks di 'FIFTY SHADES'

FIFTY SHADES OF GREY baru-baru ini telah dilihat oleh beberapa orang yang akan me-review film tersebut. Salah satunya adalah dari The Sun. Namun sayangnya, film yang sedang ditunggu ini kurang memuaskan menurut satu orang yang melihat tersebut.

Seperti dilansir The Telegraph, film yang dibintangi oleh Jamie Dornan dan Dakota Johnson ini 'membosankan' di awal. Katanya dari 40 menit awal dan hanya ada 11 menit adegan seks. Kebosanan ini menurut The Sun adalah karena semua orang yang melihat pasti menunggu adegan tersebut.
"Jujur saja, tak ada yang berharap melihat kisah cinta romantis macam GONE WITH THE WIND. Para penonton di sini ingin melihat spanking, seks, dan punggung Jamie Dornan sebanyak mungkin," kata The Sun.
Tapi untungnya nih, separuh terakhir dari film menawarkan hal yang seru. "Setelah awal yang lamban, akhirnya film ini menunjukkan hal yang membuatnya mengapa sangat ditunggu."
Penulis review di The Sun tersebut bahkan membawa stop watch untuk mengetahui kapan adegan seks dimulai. Menurut perhitungannya, scene pertama untuk adegan tersebut terjadi di menit ke 41.

FIFTY SHADES OF GREY akan tayang pertama kali di Berlin Film Festival pada Rabu, 11 Februari. Sedangkan pada Valentine's Day, film ini akan serentak tayang di bioskop Amerika Serikat.

 

Jumat, 06 Februari 2015

Maria Ozawa - Artis Porno Jepang Yang Sangat POPULER - obat kuat klik disini

Video porno asal Jepang membuat Muhammad Naufal Ridha merasa tertarik untuk menelusuri lebih dalam. Mahasiswa yang berkuliah di jurusan Sastra Jepang, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah mada ini membuat penelitian yang menyasar pada para penggemar JAV, atau Japan Adult Video di kampusnya.

Meski tabu bagi masyarakat, Naufal tetap yakin bahan skripsinya ini bisa memperoleh tanggapan positif. Ketertarikan ini bermula dari lomba pidato bahasa Jepang yang digelar kampusnya. Ceritanya tentang video porno Jepang ini mendapat tanggapan positif dari para juru, dia pun ingin menjadikan pidatonya itu menjadi skripsi bertajuk JAPAN ADULT VIDEO (STUDI KASUS 4 MAHASISWA UNIVERSITAS GADJAH MADA PENGGEMAR JAV).

"Yang begitu kan masih tabu, tadinya pidato itu soal JAV, tapi karena ada juri dari Jepang, saya nggak enak, akhirnya saya ubah jadi situs porno," katanya pada merdeka.com, Rabu (4/2) sore.

Gagasan itu timbul di tengah gencarnya produk-produk Jepang di Tanah Air. Seperti film Doraemon dan Tsubasa yang digemari banyak orang Indonesia, yang seakan menghapus jarak antara Negeri Sakura itu dengan Indonesia.

obat kuat

1.

Dari anime, Jepang kini dikenal dari video porno


Berawal dari lomba pidato bahasa jepang, Muhammad Naufal Ridha, yang saat itu masih kuliah di jurusan Sastra Jepang, Fakultas Ilmu Budaya, UGM membuat penelitian terhadap para penggemar JAV (Japan Adult Video) di kampusnya. Dalam lomba pidato tersebut dia mengangkat tema situs porno. Saat mendapat tanggapan bagus dari para juri, dia pun kemudian berniat menjadikan pidatonya tersebut menjadi skripsi.

"Yang begitu kan masih tabu, tadinya pidato itu soal JAV, tapi karena ada juri dari Jepang, saya nggak enak, akhirnya saya ubah jadi situs porno," katanya pada merdeka.com, Rabu (4/2) sore.

Gagasan awal penelitian terhadap penggemar JAV sendiri bermula dari perubahan persepsi orang Indonesia tentang Jepang. Menurutnya anak-anak yang merasakan dahsyatnya pengaruh film Doraemon dan Tsubasa membuat persepsi tentang Jepang lekat dengan sikap orang Jepang yang disiplin, selalu bersemangat, rajin dan lainnya seperti yang digambarkan dalam film tersebut.

"Awal pemikiran saya sih dari persepsi orang tentang jepang, kalau angkatan 2006 ke bawah kalau ditanya apa yang diketahui tentang jepang, maka ingatnya Doraemon, Tsubasa. Tapi tidak angkatan 2009, kebetulan saya ada di angkatan itu," ujarnya.

Pada generasi 2006 ke atas, lanjutnya, orang-orang tidak kenal lagi Doraemon dan Tsubasa. Justru yang mereka kenal adalah JAV.

"Saya pernah kenalan sama orang, bilang dari jurusan Sastra Jepang, komentar mereka langsung, wah asik dong bisa ngobrol dengan Miyabi, ternyata justru itu yang terlontar. Soal bokepnya," jelasnya.


2.

Dipandang sebelah mata oleh dosen

Tahun 2013, dia kemudian kemudian mengajukan skripsi dengan judul JAPAN ADULT VIDEO (STUDI KASUS 4 MAHASISWA UNIVERSITAS GADJAH MADA PENGGEMAR JAV). Dia meneliti empat mahasiswa empat mahasiswa dari angkatan 2007-2011 yang merupakan penggemar JAV.

"Saya milihnya pakai snowball, tanya ke teman-teman, siapa nih yang biasa koleksi JAV. Akhirnya dapat empat orang itu. Dari empat itu saya wawancara mendalam, apakah ada perubahan persepsi yang ditanamkan lewat film seperti Doraemon tentang jepang setelah melihat JAV," urainya.

Hasilnya pun cukup mengejutkan. Ternyata persepsi tentang jepang tidak mengalami perubahan setelah menonton JAV.
"Awalnya dosen bilang, ini nggak usah diteliti, hasilnya pasti berubah. Tapi ternyata khusus penggemar, tidak ada perubahan. Mereka menganggap sama saja. Mereka sadar, setiap negara punya juga produk porno, jadi biasa saja," tuturnya.

Sayangnya, meski mendapat banyak pujian, namun skripsi tersebut tidak mendapatkan nilai yang tinggi. Pasalnya sample penggemar JAV hanya empat orang.

"Terlalu sedikit empat kata dosen. Dapat nggak sampai A nilainya. Tapi kalau sampelnya ditambah saya juga yang pusing, empat saja sudah rumit," tandasnya.


3.

Video porno Jepang lebih kreatif dibanding Barat

http://viagra-id.com/obat-kuat/distributor-harga-obat-kuat-viagra/Penelitian terhadap mahasiswa penggemar JAV (Japan Adult Video) atau film porno Jepang yang dilakukan Muhammad Naufal Ridha pada tahun 2013 memunculkan fakta-fakta baru yang menarik. Dari pengakuan empat penggemar JAV yang dia teliti, hampir semuanya sepakat jika JAV lebih kreatif dari produk porno barat.

"Alasan mereka suka JAV karena lebih kreatif dan juga punya ciri khas yang beda dengan barat," katanya.
Misalnya dari adegan-adegan, JAV lebih memiliki alur yang lambat namun membuat penasaran. Selain itu jalan cerita lebih luas namun tidak bertele-tele. Bahkan beberapa inovasi lokasi adegan pun bervariasi.

"Misalnya di barat sekarang sedang ngetrend fake taxi, adegan di taksi. Jepang sudah jauh lebih dulu. Proses dari warming up ke begituannya juga khas. Ada juga istilah time stopper. Ceweknya diam kayak patung lalu digilir. Ini yang menurut mereka lebih kreatif dari barat," jelasnya.

Selain dari aspek kreativitas, kedekatan secara kultur dan wilayah membuat para penggemar JAV juga semakin senang. Menurutnya, penggemar lebih mudah berimajinasi dengan wajah-wajah asia yang akrab di Indonesia.

"Menurut mereka, perpaduan kedekatan kebudayaan, kreativitas dan alur yang bikin penasaran yang menjadikan JAV sangat pas untuk orang Asia. Kalau barat itu beda, belum apa-apa sudah buka-buka, sudah begitu," tandasnya.

4.

Anggota Rohis ikut koleksi video porno Jepang

http://obatkuatalong.comMelakukan penelitian terhadap empat mahasiswa penggemar JAV (Japan Adult Video) di Universitas Gadjah Mada (UGM), Muhammad Naufal Ridha mengaku kaget ketika mendapati salah satu sampel penelitiannya adalah aktivis organisasi keagamaan. Bahkan salah satu sampelnya tersebut mengaku pernah dicalonkan menjadi ketua organisasi Rohani Islam (Rohis).

"Kaget juga dan dia punya koleksi yang cukup lah. Dia cerita pernah dicalonkan jadi ketua rohis begitu, tapi dia enggak mau, karena dia merasa belum pantas," kata Naufal
Tidak hanya itu, salah seorang mahasiswa yang menjadi sampelnya juga mengaku memiliki koleksi JAV sampai 500 gigabyte. Bahkan mahasiswa tersebut mengaku berlangganan warnet untuk mengunduh JAV dalam kualitas HD yang bisa memakan waktu berjam-jam.

"Ada yang punya sampai 500 giga koleksi itu juga sangar. Banyak lah yang bikin kaget," ujarnya.

5.

Indonesia paling kepo soal JAV

Naufal mengaku selama pengerjaan penelitian selama tiga bulan dia banyak mendapatkan fakta-fakta yang mengejutkan selain dari pengakuan empat mahasiswa yang menjadi sampelnya.

"Saya dapat data, tahun 2008, catatan Google menunjukkan pencarian JAV terbanyak itu dari Indonesia. Di kota Yogya terbanyak, Jakarta lalu Bandung. Super kepo banget kita sama JAV, sampai jadi negara paling banyak menggunakan kata pencarian itu," ungkapnya.

Bahkan sampai-sampai Indonesia pernah beberapa kali mengundang beberapa artis JAV untuk main film.

"Kita itu latah, aneh juga film kita itu mendompleng artis, bukan artis mendompleng film. Dulu Miyabi bikin heboh, itu film Suster Keramas enggak bakal laku kalau enggak ada Rin Sakuragi (artis JAV)," tandasnya.

Senin, 26 Januari 2015


Aksi Ajaib Pemanah Ini Sukar Dipercaya, Video di YouTube banyak menampilkan tayangan menarik sejak Diterbitkan tanggal 23 Jan 2015 sudah 15juta yg menonton padahal belum ada 1minggu. Salah satu video baru yang bikin heboh adalah rekaman pemanah jagoan ini, yang aksi-aksinya sukar dipercaya. Barangkali, jagoan di film seperti Robin Hood atau Legolas pun lewat.

Namanya adalah Lars Andersen, pria asal Denmark. Baru-baru ini, ia upload video di YouTube yang mempertunjukkan aksi hebatnya kala memanah. Memang tekniknya benar-benar mengagumkan sehingga saat ini video itu sudah disaksikan sekitar 15 juta kali.

Dalam video, Lars dikisahkan mempelajari teknik para pemanah hebat di zaman kerajaan masa lalu. Para pemanah masa silam tersebut berhasil menembak sasaran meskipun bergerak dalam kecepatan tinggi.

Itulah yang dilakukan Lars. Dalam salah satu adegan, dia berhasil menembak anak panah yang ditembakkan kepadanya hingga patah jadi dua bagian. Dia juga bisa menembak sasaran bergerak secara simultan berkat kecepatan tangannya.

Memanah sambil melompat pun bukan masalah baginya. Komentar di YouTube pun dipenuhi dengan kalimat bernada kekaguman. Penasaran? Saksikan sendiri di video berikut ini.

Kalo liat Lars Andersen jadi inget COC game yg ade Archer..hehe