Klarifikasi Andi Wenas Perihal Video Ichiro vs MetroYang Beredar di Youtube dan Postingan di Kaskus


Klarifikasi Bp Andi Wenas Perihal Video Ichiro vs MetroYang Beredar di Youtube dan Postingan di Kaskus

Sedikit sharing pemikiran saya dengan tujuan untuk mencoba membuka wawasan bagi siapa saja dan bagi saya sendiri. Bukan bermaksud menggurui pula.
Sharing ini saya lakukan dalam konteks diskusi yg timbul di Kaskus, FB dan mungkin media lainnya yang diawali oleh postingan di kaskus oleh kaskus ID yuyunningsih dengan link: http://www.kaskus.co.id/thread/54cbaa...
Postingan ini adalah fitnah dan saya telah memberikan klarifikasi di kaskus (http://www.kaskus.co.id/thread/54cbaa...) maupun di FB saya (https://www.facebook.com/Andi.Wenas/p...)
Bukti fitnah bisa dilihat di http://larisabadi.com/2013/03/24/toyo...
yang menjadi sumber foto yang digunakan oleh yang bersangkutan dalam postingannya.
.
.
Silahkan dibaca dan dikomentari bila berkenan.
.
.
Kalau di jalanan saya rasanya kalem2 saja. Hanya kalau ketemu yg rese banget atau yg kelakukannya sudah kebangetan:
1. ugal2an,
2. tololnya tidak kira2 untuk orang yg lulus ujian dan bisas punya SIM,
3. nyari enaknya sendiri tapi nyusahin orang lain bahkan membahayakan orang lain (melawan arus, motong jalan langsung belok tidak pakai sein, dll)
4. dll
ya sumbu saya memang pendek sekali menghadapi yg seperti itu. Ini berlaku untuk R2 s/d R1000 (kalau ada).
Menurut saya dalam situasi seperti itu tidak bisa ada toleransi lagi. Harus segera dikasih respon on the spot saat itu juga yg tegas sebagai pembelajaran. Kalau dibiarkan maka yg bersangkutan saya rasa akan cenderung mengulang perbuatannya DAN dicontoh pula oleh pengguna2 jalan lainnya. Biasa begitu kan, contohnya: satu mulai nyalip lawan arah maka yg lainnya banyak yg ikut2an.
SIM itu menurut saya bukan driving license lagi tapi oleh sebagin orang sudah menjadi license to kill. Contohnya sudah banyak. Jadi pembiaran terhadap situasi2 seperti itu menurut saya tidak bisa lagi. Apalagi di Jakarta yg sudah super padat dan ruwet begini.
Kalau mau pakai prosedur hukum (catat nopolnya, kumpulkan keterangan saksi di tempat dan laporkan ke kantor polisi terdekat) saya kira tidak mungkin lah. Realitanya kita semua sering kali pada saat kejadian tidak ada waktu utk itu. Dan apa polisi jg punya waktu utk menangani semua laporan2 seperti itu? Pelakunya entah sudah jalan kemana tanpa menyadari ada sesuatu yg salah bahkan membahayakan yg telah dilakukannya dan di lain kesempatan akan mengulanginya lagi.
Tapi bagi yang ingin mengikuti prosedur itu ya monggo saja.
Bukan berarti saya merasa yg paling benar. Saya juga banyak salah tapi kalau saya dicaci maki ya saya terima saja. Sudah salah ya jangan ngeyel. Mau dibawa ke persidangan jg monggo. Saya jalanin sesuai peraturan dan undang2nya. Dari pengalaman ditegur (keras) begitu saya juga jadi belajar. Besok2 di situasi yg sama mau bikin salah lagi ya jadi mikir.
Video2 itu memang hanya kumpulan pengalaman2 saya yang negatif seperti itu yg mencover R2, R4 dan R++. Kalau pengalaman2 positifnya ya saya tidak bikin/upload videonya. Jadinya persepsi yg timbul adalah seolah2 saya sepanjang jalan setiap hari hanya marah2 saja. Saya kira saya tidak seperti itu amat lah.
Prinsip saya sih pada dasarnya simpel dan realistis saja mengingat kondisi lalu lintas di Jakarta maupun di Indonesia pada umumnya: siapa saja kalo mau jungkir balik di jalanan silahkan lah ASAL jangan merugikan atau membahayakan orang lain. Kalau batas itu dilewati ya harus siap saja pelakunya dicaci maki atau bahkan lebih dari itu oleh siapa saja. Dan tentunya juga harus siap dengan proses dan sanksi hukumnya bila kasusnya berlanjut. Dan ini tentunya berlaku bagi saya juga.
Demikian sedikit pemikiran dan penjelasan dari saya. Mohon maaf bila tidak berkenan. Masing2 memang punya hak dengan persepsi nya. Selamat berhari minggu semuanya.


https://www.facebook.com/Andi.Wenas/p...


Aksi Off Roader Ichiro
Ichiro Seruduk Metromini 74 yang Berputar di Tengah Padatnya Lalu Lintas (Ichiro vs Metro Mini)

https://www.youtube.com/watch?v=D1v7Q...

Jakarta - Selain 'menertibkan' pemotor yang melanggar aturan, Ichiro juga pernah menabrak Metromini yang tiba-tiba saja mundur karena berputar balik di tengah jalan. Video 'penertiban' Metromini ini diposting dengan judul 'Ichiro Vs Metromini' di Youtube.

Pada video berdurasi 18 detik ini terlihat sebuah Metromini 74 hendak mundur untuk berputar balik di tengah padatnya lalu lintas. Namun Ichiro langsung 'menyeruduk' bus berkelir orange ini. Mobil ini langsung menyingkir dari tengah jalan dan memberi jalan untuk Ichiro.

Aksi Ichiro 'menghajar' Metromini mendapat dukungan netizen. "wakakakakakk!!! keren bro!! gw mau request ancurin angkot yg ugal2an donk," tulis aghaanantyab.