Korea Selatan Mempunyai 5 Khasnya Yang Unik

Jalan jalan didunia selancar internet tentang Negeri Ginseng Korea Selatan yang mempunya 5 tradisi unik dan khas. Korea Selatan dikenal oleh masyarakat dunia dengan budaya Korean Pop-nya. Adalah budaya musik populernya, yang terkenal dengan grup tarian-tarian dan musik, juga artisnya yang cantik-cantik. Kemudian menyebar dan menginvansi ke berbagai negara, termasuk juga Indonesia. Korean Wave merupakan sebutan cara penyebaran K-POP menginvansi suatu negara tersebut.
budaya korean pop negeri ginseng—flickr.com/photos/koreanet

Tetapi, Korea Selatan tidak hanya mengenal budaya K-Pop saja. Beragam budaya lokal di sana juga patut untuk ditelaah lebih lanjutnya. Budaya atau tradisi lokal yang telah berpadu di masyarakat lokalnya.

Berikut Beranda akan mengulasnya menjadi 5 budaya dan tradisi unik khas dari negeri Ginseng.

Festival Lumpur

Di negeri Ginseng tersebut, main lumpur sudah menjadi tradisi. Bahkan, banyak tempat yang punya lahan lumpur besar. Biasanya, lokasi tersebut dijadikan tempat bermain untuk anak-anak. Di tempat ini, mereka juga biasa hunting beberapa hewan yang hidup di dalamnya, seperti kepiting dan ikan kecil. Sementara orang-orang yang lebih dewasa, biasanya mereka lebih suka main gulat atau berseluncur.
festival lumpur di korea selatan—flickr.com/photos/stinkiepinkie_infinity

Masyarakat di sana percaya bahwa lumpur memang bagus untuk kulit. Tidak mengherankan jadinya, orang-orang di sana membikin festival untuk memeriahkannya.

Festival yang dibikin oleh perusahaan komestik lokal. Boryeong Mud Festival. Sejak 1998 sudah dikenal dan menjadi daya tarik wisata. Festival ini diadakan selama dua minggu pada bulan Juli. Tertarik ingin “bermain lumpur” di ajang lokal di negeri Ginseng?

Anniversary di Setiap 100 Hari
Berbeda dengan pasangan-pasangan di belahan bumi lainnya. Di negeri Korea, yang populer dengan Drama Korea-nya, memiliki kaidah tersendiri untuk urusan perayaan hari jadi.

Pasangan muda di Korea selalu merayakan hari jadian mereka setiap 100 hari sekali. Untuk menunjukkan pada orang-orang kalau mereka adalah sepasang kekasih, biasanya mereka mengenakan atribut yang sama, entah itu couple tee, sepatu yang sama, atau mungkin sweater yang serupa.

Sama seperti di negara-negara lain, saat merayakan anniversary, mereka biasanya memberikan hadiah ke pasangan mereka. Membuat atau membeli kue yang dilengkapi dengan lilin yang menunjukkan jumlah hari jadian mereka juga biasa jadi tradisi pasangan-pasangan muda di Korea.

Memakan Gurita Hidup-Hidup (Nakji)

Mungkin untuk masyarakat lainnya memakan binatang hidup-hidup itu kelihatan menjijikkan. Namun tidak bagi masyarakat Korea. Mereka memiliki tradisi untuk memakan binatang laut ini secara mentah. Tidak hanya mentah saja, namun binatang ini pun masih serasa bernyawa.

Mereka menyebut dengan istilah Nakji. Gurita hidup akan dipotong secara kecil dan disajikan dalam bentuk yang sudah dipotong-potong dan ditaburi dengan biji wijen, biasanya tentakel-tentakel dari gurita tersebut masih bergerak-gerak. Cara makan yang sangat khas dari warga Korea saat menyantap hidangan ini adalah dengan menyeruputnya.

Bermental ingin mencoba binatang yang masih bergerak-gerak masuk ke dalam mulut?
Publik Sauna yang Unik

Korea Selatan memiliki tempat pemandian umum dan sauna yang buka 24 jam dan memunyai area cukup untuk tidur. Sehingga banyak orang Korea yang apabila terlalu malam dan tidak dapat jadwal transportasi publik di malam hari, mereka akan mencari tempat tidur semacam ini. Mereka menyebutnya sebagai Jjimjilbangs.

Ruangan untuk tidur hanyak cukup untuk sebadan saja. Meski hanya tidur di lantai, tapi biasanya terdapat fasilitas selimut dan bantal. Fasilitas pendukungnya pun lengkap, baju khusus secara lengkap, yang terdiri dari t-shirt, celana pendek, dan handuk kecil.
Sementara untuk ruangannya, mereka biasanya menyediakan beberapa varian ruangan seperti, dry heat rooms, cold rooms, ruangan dengan ekstra oksigen, ruangan untuk massage kaki dan punggung. Bahkan, mereka juga punya kolam air hangat dan dingin, sauna, dan outside hot pool.
Urusan makanan? Usahlah khawatir, karena tempat seperti ini menyediakan berbagai macam snacks, ramen, dan minuman khasnya, yaitu Shikhye (ice cold sweet rice drink).
Budget minim dan ingin tempat untuk tidur sederhana? Cobalah sesekali.

Jajan Street-Food Pukul 4 Pagi

Karakter masyarakat Korea untuk urusan perut pada waktu dini hari, mungkin serupa dengan orang kita. Karena mereka kerap hang-out hingga dini hari, mereka pun menjadi lapar. Di mana tujuan utama tempat makanan di Korea ketika dini hari? Adalah jajanan di pinggir jalan.

Jajanan pinggir jalan di Korea Selatan biasanya dijual di mobil-mobil terbuka dan mereka menyediakan meja dan kursi atau dijual di tenda-tenda.
Makanan yang dijual juga cukup mengguggah selera, seperti panekuk daun bawang (Pajeon), Tempura, Kimbap, atau Tteokbokki. Sumber diambil dari www.Beranda.co.id kaya menu Home di sebuah blog/website. ^_^ Salam Kenal.