Santap Malam di Sungai Saigon

Sungai Saigon di Vietnam bukan hanya sumber air utama bagi penduduk Kota Ho Chi Minh, melainkan juga menjadi atraksi wisata kota yang boleh dicoba. Matahari telah terbenam di ufuk barat, berganti dengan redupnya cahaya rembulan. Lampu warna-warni berkelap-kelip menghiasi puluhan kapal yang berjajar rapi di tepi Sungai Saigon - Kota Ho Chi Minh Vietnam, beberapa waktu lalu.

Setelah membeli tiket, satu per satu penumpang beranjak masuk ke salah satu kpaal besar tiga tingkat itu. Mereka, baik warga setempat maupun wisatawan asing, bukan hendak berlayar ke suatu tempat nan jauh. Kapal-kapal itu sesungguhnya merupakan restoran yang tidak hanya memberikan pelayanan kuliner, tetapi juga wisata menyusuri Sungai Saigon di malam hari. Namanya Dinner Cruise.

Puluhan restoran apung itu dikelola operator yang berbeda-beda. Ada Saigon Restaurant Cruise Ship, Bonsai Cruise Ship, juga Indochinese Sailboat. Harga tiketnya pun beragam, dalam kisaran US$33-US$45, atau sekitar Rp.350 ribu sampai Ro.550 ribu. Tarif itu merupakan harga tanda masuk kapal, belum meliputi makanan dan minuman.

Seperti harga, ukuran setiap kapal juga berbeda-beda. Saigon Restaurant Cruise Ship, misalnya, bisa memuat 600 orang duduk, sedangkan Bonsai Cruise Ship berkapasita 120 orang dan Indochinese bisa dipenuhi 50 orang.
Begitu naik kapal, jauh sudah rasanya segala hiruk pikuk di daratan. Lalu jangkar diangkat dan peluit berbunyi panjang, menandakan kapal segera berangkat.

Hiburan
Kapal mulai berangkat menyusuri Sungai Saigon. Pesanan minuman dan makanan pun mulai diambil para nelayan dengan cekatan.
Menu yang disediakan juga beraneka ragam, seperti udang goreng, nasi, ayam goreng, satai, buah-buahan, juga masakan Tradisional Vietnam tentunya yang tidak kalah menarik ataupun menu ala Eropa alias Bule..hehe. Di selabersantap, kita pun dapat menikmati aneka hiburan berupa tunjukkan musik, tarian, bahkan sulap dan atraksi kesenian tradisional Vietnam.

Sebenarnya restoran kapal tersebut melayani pelanggan sedari pagi. Namun di malam hari, kapal-kapal biasanya lebih ramai. Apalagi di akhir pekan. Banyak pengunjung makan malam bersama keluarga dan pasangan, sembari menikmati semilir angin. Suara debur ombak yang menempa kapal pun sesekali terdengar.

Mar Vazques lopez, wisatawan asal Spanyol, tampak menikmati menu makan malamnya di kapal, malam itu. "Saya mendengar dinner cruise ini dari teman yang pernah mencoba sebelumnya, lalu saya sangat tertarik ingin mencobanya," kata dia.

Dinner Cruise selama sekiat 2 jam itu kerap direkomendasikan jika kita menyambangi Vietnam. Untuk pengalaman baru dalam setiap perjalanan, ini boleh masuk daftar agenda kegiatan liburan Anda selama disana.
world tour booking flights and hotels
Travel Indonesian
Bisnis Tiket Pesawat Di Rumah